[email protected] 0851-0015-6666

Pelatihan BLSDM Komdigi di Politeknik Hasnur Tingkatkan Kompetensi Digital Mahasiswa

BARITO KUALA, Kalimantan Selatan – Mahasiswa Politeknik Hasnur mendapatkan kesempatan berharga untuk meningkatkan kompetensi di bidang digital melalui pelatihan content creator yang diselenggarakan oleh Balai Latihan dan Sertifikasi Digital Media (BLSDM) Komdigi selama dua hari, pada Rabu–Kamis, 1–2 April 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam menciptakan konten digital yang kreatif, strategis, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Hari Pertama: Perencanaan hingga Produksi Konten Video

Pada hari pertama, peserta difokuskan pada tahap awal dalam pembuatan konten, yaitu perencanaan dan produksi video.

Mahasiswa diajak memahami pentingnya riset ide sebelum membuat konten, termasuk bagaimana menganalisis audiens serta menyusun persona yang tepat agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara efektif.

Selain itu, peserta juga mempelajari konsep personal branding dan penyusunan content pillar sebagai dasar dalam membangun identitas kreator di media digital. Tidak hanya itu, penentuan platform distribusi juga menjadi bagian penting agar konten dapat menjangkau target audiens secara optimal.

Dalam sesi teknis, mahasiswa dilatih menyusun naskah dan storyboard menggunakan formula seperti AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) dan PAS (Problem, Agitate, Solution). Teknik membuat hook dalam 3–5 detik pertama juga menjadi perhatian utama untuk menarik perhatian audiens sejak awal.

Pelatihan kemudian berlanjut ke tahap produksi, mulai dari pengenalan workflow produksi video, persiapan peralatan seperti kamera, audio, dan pencahayaan, hingga penataan lokasi dan properti.

Mahasiswa juga praktik langsung dalam:

  • Teknik pengambilan gambar (camera angle, movement, dan komposisi shot)
  • Penggunaan A-roll dan B-roll dalam storytelling visual
  • Latihan berbicara di depan kamera dan pembuatan voice over
  • Pemanfaatan tools pendukung seperti teleprompter

Selain aspek teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika digital serta pengantar regulasi seperti UU ITE, sebagai bekal dalam berkarya secara bertanggung jawab di ruang digital.

Hari Kedua: Editing hingga Strategi Publikasi Konten

Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada tahap post-production dan distribusi konten.

Mahasiswa mempelajari proses editing video menggunakan aplikasi bawaan platform seperti Instagram dan TikTok, serta memanfaatkan teknologi AI editing tools untuk mempercepat proses produksi, seperti pembuatan subtitle otomatis dan fitur auto-cut.

Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana memperkuat identitas kreator melalui penambahan elemen visual dan audio, seperti musik, efek suara, serta watermark.

Tidak berhenti pada proses editing, pelatihan juga membahas strategi publikasi konten secara menyeluruh, di antaranya:

  • Prosedur unggah konten di berbagai platform digital
  • Strategi meningkatkan engagement dan jumlah tayangan
  • Analisis performa konten (engagement, views, dan retention)
  • Teknik distribusi dan cross-posting
  • Optimasi akun kreator (profil, bio, dan thumbnail)

Sebagai penutup, mahasiswa diperkenalkan dengan peluang monetisasi konten digital, membuka wawasan bahwa dunia kreator tidak hanya sebatas hobi, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.

Komitmen Meningkatkan Kompetensi Digital Mahasiswa

Melalui pelatihan ini, Politeknik Hasnur menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi era digital, khususnya dalam bidang industri kreatif dan digital marketing.

Dengan keterampilan yang diperoleh, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi kreator yang produktif, inovatif, dan mampu bersaing di dunia kerja maupun industri digital.

Rekomendasi Berita Lainnya